Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Arab Saudi Resmi Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2027

Thursday, February 2, 2023 | February 02, 2023 WIB Last Updated 2023-02-03T02:30:58Z

 



HELOBEKASI.COM, JAKARTA - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menunjuk Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Asia 2027. Menariknya, ini adalah kali pertama Arab Saudi menjadi tuan rumah turnamen sepak bola se-Asia empat tahunan itu.

"Arab Saudi akan menjadi tuan rumah Piala Asia 2027. Turnamen paling bergengsi di Asia akan diadakan di Arab Saudi untuk pertama kalinya," tulis AFC di akun Instagram resminya, dikutip Kamis (2/2/2023).

Keputusan AFC untuk menunjuk Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Asia 2027 usai kongres pemilihan di Manama, Bahrain, Rabu (1/2) kemarin. Arab Saudi terpilih sebagai tuan rumah karena menjadi satu-satunya calon yang mengajukan diri.

Sejak Piala Asia bergulir pertama kali pada 1956 di Hong Kong, Arab Saudi berhasil tiga kali (1984, 1988 dan 1996) menjadi juara dan belum pernah merasakan jadi tuan rumah. Kabarnya, Arab Saudi akan mengajukan delapan stadion sebagai lokasi pertandingan nanti.
 
"Kami sangat bersemangat untuk menghadirkan turnamen terbesar dalam sejarah kompetisi ini," ungkap menteri olahraga kerajaan Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Turki al-Faisal setelah pengumuman tersebut, dikutip dari Gulf Times, Kamis (2/2/2023).

“Kerajaan sedang berubah di depan mata kami dan kami sangat bersemangat untuk melihat seperti apa kerajaan itu di tahun 2027," tambahnya.

Arab Saudi merupakan pengekspor minyak terbesar dunia juga telah mengadakan pembicaraan dengan Mesir dan Yunani tentang tawaran Piala Dunia bersama untuk tahun 2030. Negara ini telah mengeluarkan ratusan juta dolar untuk kesepakatan termasuk penandatanganan Cristiano Ronaldo oleh Al Nassr, Formula 1 di Jeddah dan tur LIV yang menguntungkan yang telah membagi golf. 

"Semuanya mungkin. Seperti yang Anda lihat, menyelenggarakan acara di Arab Saudi itu besar. Dan itu bagian dari visi 2030 kami,” katanya, mengacu pada proyek pengembangan Visi 2030 untuk memodernisasi ekonomi yang bergantung pada minyak," cetus Abdulaziz.

“Apa pun yang akan datang dengan cara kami yang kami anggap layak untuk visi dan strategi yang kami miliki pasti akan kami coba kejar," pungkasnya.***